Joeleonhart’s Weblog

To Learn and To Share

Telkomsel Terdepan dalam Pelayanan

Sejak kelahirannya 13 tahun yang lampau, visi: penyedia solusi telekomunkasi nirkabel terkemuka di Indonesia terus diusung. Komitmen Telkomsel tampil di garda terdepan dalam layanan telekomunikasi bukan basa-basi dan diwujudkan dengan kerja keras. Dalam langkah bisnisnya, Telkomsel tak sekadar mengejar profit, juga mengusung misi pelayanan agar tidak ada satu wilayah pun di Indonesia terisolir. Terbukti data April 2008 – 13 tahun sejak berdirinya – memperlihatkan sudah 95 persen wilayah Indonesia dijangkau Telkomsel. Inilah komitmen.

Service Leader
Maka wajarlah, kalau dikatakan Telkomsel terdepan dalam pelayanan. Bukti ini diperkuat dengan keberhasilan Telkomsel di ajang sevice quality award 2008. Telkomsel kembali mempertahankan predikat sebagai exceptional total service quality satisfaction, pada ajang dimaksud. Pengakuan ini semakin mengukuhkan Telkomsel sebagai service leader, dengan tingkat kepuasan pelayanan tertinggi berdasarkan survei terhadap 1.600 responden.
Service quality award merupakan ajang bergengsi memberikan penghargaan bagi pelaku industri dengan tingkat kepuasan pelanggan terbaik, di mana tahun ini terdapat 130 merek pelayanan dari 26 kategori yang disurvei lembaga survey independent Carre-CCSI (Center for Customer Satisfaction and Lolayality) dan Majalah Marketing.
Pengukuran dilakukan berdasarkan empat parameter kepuasan secara ketat, yakni accessibility, service process, people, dan service complaint handling, yang selanjutnya diolah menjadi skor total bernama Indonesian Service Satisfaction Index (ISSI).
Telkomsel meraih predikat tertinggi exceptional dengan nilai ISSI 3.9449 cukup jauh dibanding total rata-rata industri telekomunikasi (selular dan FWA) yang hanya 3.8842 di mana dua operator selular besar lainnya yakni Indosat (3.8488) dan XL (3.8382).
Manager Corporate Communications Telkomsel Suryo Hadiyanto mengatakan penghargaan ini bisa dikatakan sebagai rapor pelayanan, yang diraih melalui sebuah proses panjang dalam upaya menghadirkan layanan terbaik berstandar internasional.
Dalam hal ini, tentunya juga sekaligus menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pelayanan seiring tingginya kepercayaan pasar pengguna produk Telkomsel yang mencapai 52 juta pelanggan atau meningkat 2.000 kali lipat dari jumlah tahun pertama beroperasi yang hanya 26 ribu pelanggan, tandas Suryo.
Kisah sukses Telkomsel ini berawal dari pilot project pengoperasian Sistem Telekomunikasi Bergerak Seluler berbasis GSM oleh Badan Usaha Milik Negera (BUMN) TELKOM di Batam pada Oktober 1993, dan terdaftarnya TELKOM sebagai anggota GSM-MoU tahun 1994, maka terlahirlah TELKOMSEL sebagai anak perusahaan BUMN TELKOM yang mulai beroperasi 1995 setelah medapat ijin Lisensi Nasional dari pemerintah.
Lahir dari rahim BUMN yang berorentasi pada pelayanan publik, dilandasi semangat nasionalisme memajukan negeri, Telkomsel secara cepat melakukan penggelaran jaringan hingga pelosok di mana kini telah berhasil melayani lebih dari 95 persen wilayah populasi penduduk dengan membangun 22.000 BTS (Base Transceiver Station) atau 148 kali lipat dari BTS yang dibangun tahun 1995 (awal beroperasi) yang hanya 149 BTS. Bahkan di tahun 2008 ini menambah 5.000 BTS baru dengan investasi 1,5 miliar dolar AS (sekitat Rp 14 triliun).

Era Selular Berbasis Pelayanan
Seiring perjalanan 13 tahun Telkomsel melayani Indonesia, tahun 2008 ini industri telekomunikasi Indonesia telah memasuki babakan baru di mana regulasi baru terkait tarif mulai diimplementasikan dan disusul dengan regulasi Standar Wajib Kualitas Pelayanan Telepon Bergerak.
Dalam rangka memenuhi aturan (comply) Regulasi/Pemerintah, sejalan dengan diimpelentasikannya Keputusan Menkominfo tentang tarif interkoneksi dan formulanya, maka per tanggal 1 April 2008 Telkomsel melakukan perubahan tarif.
Menyongsong babakan seluler berbasis mutu pelayanan, Telkomsel telah menyiapkan seluruh komponen infrasturktur layanan termasuk kualitas jaringannya. Untuk memastikan kesiapan jaringannya, Telkomsel melakukan Open Drive Test secara serempak bersama 200 wartawan di jalur antarkota (intercity) yang padat trafik komunikasinya di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelumnya juga telah dilakukan kunjungan ke berbagai pusat pelayanan pelanggan seperti GraPARI dan Call Center, guna memastikan kesiapan customer service baik walk-in maupun on-line.
Gelar perencanaan serta public education tentang teknologi dan manfaatnya lewat kegiatan Telkomsel Moving Forward, Telkomsel Goes to Campus, Study Visit, dsb.

Memelopori Era Mobile Wallet T Cash
Menandai hadirnya era baru layanan mobile commerce di Indonesia, Telkomsel meluncurkan layanan mobile wallet yang diberi nama Telkomsel Cash (T-Cash) pada 27 November 2007, di mana dengan ponselnya kini pelanggan dapat melakukan transaksi seperti: pembelian barang, cek saldo, cek transaksi yang pernah dilakukan, pembayaran jasa, dan transaksi-transaksi lainnya.
Telkomsel melakukan perjanjian kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Tekonologi Sepuluh November (ITS) dalam menghadirkan pembelian Konten Digital Akademis dengan cara pembayaran melalui mobile wallet.
Bahkan Telkomsel juga memberikan kepedulian bagi Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri dengan menghadirkan solusi kemudahan para TKI untuk melakukan transfer uang lintas Negara (remittance) secara secure, cepat dan mudah melalui layanan mobile wallet T-Cash yang telah sukses ujicoba di Hongkong.
Mungkin suatu kebetulan atau bisa jadi memang sudah menjadi takdir bahwa bulan Mei menjadi bulan bersejarah bagi Bangsa Indonesia yang identik dengan Kebangkitan Nasional. Di mana pada 20 Mei 1908 dideklarasikan Perkumpulan Boedi Oetomo (berarti “Watak Mulia”) yang mengusung Nasionalisme Indonesia sebagai dasar perjuangan menuju “Indonesia Merdeka” dan memajukan bangsa.
Pada bulan Mei juga, tepatnya 26 Mei 1995 sebuah perusahaan karya anak bangsa bernama Telkomsel diberi amanah oleh pemerintah untuk menggelar layanan telekomunikasi selular hingga pelosok, menandai dimulainya era kebangkitan bangsa Indonesia dalam perjuangannya untuk merdeka dari keterisolasian komunikasi informasi sekaligus mempersatukan negeri.

Aksi Peduli Telkomsel Spirit
Seiring upaya Telkomsel untuk terus menebar manfaat melalui layanan telekomunikasi berikut mulitiplier effect yang ditimbulkannya, Telkomsel juga berupaya secara langsung menyentuh aspek kebutuhan sehari-hari dengan melakukan berbagai aksi kepedulian, yang dituangkan dalam serangkaian kegiatan corporate social responsibility.
Program ini sifatnya menjadi “wajib” dan tidak terlepaskan dari program utama Telkomsel dengan sasaran porsi terbesar adalah Strata Anak-anak (tidak mampu dan atau yatim piatu) dalam bidang Kesehatan dan Pendidikan. Sasaran ini dipilih dengan harapan melalui generasi penerus dengan modal dasar sehat, santun dan berilmu.
Melalui CSR yang diberi nama TELKOMSELspirit yang bersemangatkan jiwa melayani untuk meningkatkan kehidupan yang lebih baik, Telkomsel secata nyata menjadi bagian masyarakat melalui program kepedulian sosial.
Sebagai wujud syukur memasuki usai Telkomsel yang ke-13 melayani Indonesa, di sepanjang tahun 2008 ini Telkomsel membantu 100.000 anak-anak (tidak mampu dan atau yatim piatu), dalam bentuk berbagai alat sekolah dan bantuan dana operasional yayasan yang menaunginya.
Selain itu di bidang pendidikan, Telkomsel menggelar try out kesiapan Ujian Akhir Nasional (UAN) bagi 45.000 pelajar SMP dan SMA membuka Taman Bacaan di beberapa wilayah Indonesia, menerbitkan 24.000 buku cerita berisi nilai-nilai kesantuan 12 budaya daerah asli Indonesia, serta perbaikan sarana sanitasi dan lapangan bermain Sekolah Dasar.
Telkomsel juga membantu program Departemen Kesehatan “Deteksi Dini Kanker Rahim dan Payudara”, dengan menyumbangkan dana sebesar 1,8 miliar. Di samping itu, juga menyumbang beberapa Puskesmas berupa alat fogging nyamuk demam berdarah dan peralatan kesehatan.
Di bidang kesehatan, Telkomsel bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mencanangkan program hidup sehat “Anti Drugs Campaign Goes To School and Campus” di lingkungan sekolah dan kampus. Telkomsel membantu 33 Mobil APV lengkap dengan peralatan edukasi bahaya Narkoba, yang didistribusikan ke seluruh provinsi sebagai kendaraan operasional Unit Cegah Narkoba.

Go Green
Dalam upaya mendukung pemerintah dan program global untuk menciptakan lingkungan hijau, Telkomsel menggelar “Go Green” berupa penanaman 130.000 pohon hingga akhir tahun ini sebagai upaya penghijauan lingkungan hidup yang berdampak pada iklim secara global.
Sedangkan bentuk kepedulian lain terkait dengan bencana alam (gempa, banjir dan tanah longsor), seiring dengan upaya percepatan pemulihan infrasktruktur telekomunikasinya, Telkomsel memberikan bantuan bagi masyarakat di lokasi bencana alam berupa: tenda pengungsian, sembako, obat-obatan, materian bangunan serta posko telepon gratis.
Bahkan, Telkomsel juga memberikan kepedulian bagi Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri dengan menghadirkan solusi komunikasi hemat lewat karti prabayar simPATI Kangen. Kepedulian tersebut semakin dilengkapi dengan kemudahan para TKI untuk melakukan transfer uang lintas Negara (remittance), secara secure, cepat dan mudah melalui layanan mobile wallet T-cash yang telah sukses diujicoba di Hongkong. Saat ini simPATI Kangen telah dapat digunakan di Taiwan dan Hongkong, yang diharapkan dapat membangkitkan kepedulian berbagai pihak untuk melayani para TKI “pahlawan devisa” dengan semakin baik lagi.

Belajar Bersama
Saran penulis, andai Telkomsel dapat bekerjasama dengan Departemen Pendidikan atau pihak terkait dalam program belajar bersama lewat internet atau multimedia interaktif, niscaya Indonesia tak perlu membangun banyak rumah sekolah. Di India dan berbagai negara lainnya, program belajar lewat multimedia ini telah berjalan dengan baik.
Para siswa cukup dikumpulkan di rumah-rumah ibadah atau tempat-tempat yang dimungkinkan untuk itu, lalu belajar bersama lewat multimedia dimaksud. Bila ada mata pelajaran yang tidak (kurang) dimengarti dapat ditanyakan secara interkatif. Ternyata program ini, tidak saja murah, juga efektif bagi peningkatan kualitas pendidikan. Nah, bagaimana? Bukankah pendidikan merupakan agen perubahan? Bravo Telkomsel. ***

Tulisan ini diikutsertakan
dalam lomba Telkomsel 13 Tahun

June 21, 2008 - Posted by | News - Articles

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: